IHSG Dibuka Naik 0,37 Persen pada Awal Perdagangan Kamis Pagi Ini

Kamis, 11 Juni 2026 | 12:51:19 WIB
Ilustrasi ihsg (sumber foto: NET)

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan pada awal sesi perdagangan Kamis pagi, 11 Juni 2026 terpantau bergerak fluktuatif.

Komoditas saham domestik sempat mengalami penurunan tipis saat bel pembukaan berbunyi, tetapi beberapa detik kemudian langsung berbalik arah hingga menguat sebanyak 24 poin atau sebesar 0,37 persen ke level 5.927.

Kondisi fluktuatif pada awal acuan tersebut terjadi bersamaan dengan tren koreksi yang sedang melanda mayoritas pasar saham global.

Tekanan di pasar modal juga dipengaruhi oleh melemahnya sebagian besar sektor saham, termasuk di antaranya sektor keuangan, industri, energi, serta material dasar.

Kendati demikian, performa sebaliknya justru ditunjukkan oleh sektor properti, kesehatan, hingga consumer non-primer yang terpantau bergerak di zona hijau.

Meskipun sempat diawali dengan pelemahan, beberapa emiten saham tertentu langsung melesat tajam pada awal transaksi perdagangan.

Saham dengan kode BABY tercatat melambung 28,04 persen menuju posisi Rp 242, disusul oleh emiten RISE yang melesat sebesar 25 persen ke angka Rp 1.300.

Sementara itu, saham ATAP juga ikut mengalami penguatan signifikan sebesar 16,37 persen hingga menyentuh level Rp 398.

Pada perdagangan hari sebelumnya, indeks saham domestik sukses ditutup melonjak tajam dengan kenaikan sebesar 155,73 poin atau 2,71 persen ke posisi 5.902.

Aksi penguatan signifikan tersebut diwarnai oleh gelombang aksi jual bersih oleh investor asing dalam jumlah jumbo yang menembus nominal Rp 3,12 triliun.

Pelepasan saham secara masif oleh pemodal luar negeri paling banyak menyasar emiten BBRI dengan nilai mencapai Rp 612,05 miliar.

Selanjutnya, saham TPIA menyusul dengan catatan aksi jual bersih sebesar Rp 416,08 miliar, dilanjutkan BBCA senilai Rp 179,18 miliar, dan emiten BBNI sebesar Rp 147,16 milar.

Lonjakan performa indeks pada hari kemarin turut ditopang oleh laju positif dari mayoritas sektor saham yang ada.

Pertumbuhan di atas angka 2 persen berhasil dibukukan oleh sektor keuangan, industri, dan juga infrastruktur.

Secara spesifik, sektor teknologi mencatatkan lompatan tertinggi sebesar 4,37 persen, sementara sektor keuangan mampu merangkak naik sebesar 3,39 persen.

Tren positif ini juga diikuti oleh sektor transportasi, infrastruktur, hingga sektor consumer primer.

Adapun deretan saham yang mencatatkan lonjakan harga paling tinggi hingga menyentuh batas auto reject atas meliputi emiten BABY yang naik 35 persen ke posisi Rp 189.

Kemudian disusul oleh KBLV yang menguat 34,85 persen menjadi Rp 89, serta saham FOLK yang melesat 34,59 persen ke level Rp 214.

Walaupun tidak sampai menyentuh batas atas intervensi, saham LCKM terpantau ikut menguat sebesar 29,79 persen menuju harga Rp 29,79.

Emiten RGAS juga bergerak positif dengan kenaikan sebesar 28,04 persen menjadi Rp 137, dan saham RAAM ditutup menguat 26,98 persen ke angka Rp 240.

Terkini