Pergerakan IHSG Hari Ini 2 Juni 2026 Berpotensi Melanjutkan Koreksi

Selasa, 02 Juni 2026 | 16:08:07 WIB
Ilustrasi IHSG (sumber foto: NET)

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mengalami pelemahan pada sesi perdagangan hari ini, Selasa (2/6/2026).

Pergerakan indeks saham domestik diperkirakan masih rawan mengalami koreksi, sehingga para pelaku pasar diimbau untuk mencermati area batas bawah atau support yang kini berada pada level 5.899.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguji area support 5.899,"

Berdasarkan analisis sentimen tersebut, pergerakan indeks diproyeksikan akan berada di kisaran rentang batas bawah pada level 5.996 serta 5.899. Sementara itu, untuk area batas atas atau resistance diprediksi berada pada level 6.318 serta 6.459 hari ini.

Beberapa instrumen investasi yang direkomendasikan untuk dicermati oleh para pelaku pasar meliputi DEWA, UNTR, UNVR, NCKL, dan XBSK.

Di sisi lain, indeks saham diperkirakan masih berada dalam tekanan yang cukup kuat setelah terbentuknya pola tren grafik yang lebih rendah dari hari-hari sebelumnya.

"Jika IHSG menembus support 6.053, pelemahan berpotensi berlanjut hingga di bawah 5.911. Dalam kondisi ini, strategi yang dapat dipertimbangkan adalah wait and see atau speculative buy secara terbatas,"

Pergerakan indeks diproyeksikan akan berada pada level batas bawah di angka 6.053, 5.911, 5.673, dan 5.439.

Sedangkan untuk area batas atas diperkirakan menyentuh angka 6.459, 6.587, 6.787, dan 7.001 hari ini dengan rekomendasi saham ASII serta BBRI.

Pada sesi penutupan perdagangan di hari Jumat (29/5/2026) sore yang lalu, indeks domestik ini ditutup menetap pada posisi 6.180.

Indeks saham tersebut sempat mencatatkan penguatan sebesar 50,61 poin atau mengalami kenaikan sekitar 0,83 persen jika dibandingkan dengan sesi sebelumnya.

Berdasarkan data aktivitas transaksi pasar modal, para pelaku pasar membukukan volume perdagangan dengan nilai total mencapai Rp35,42 triliun.

Adapun kuantitas instrumen investasi yang diperjualbelikan di lantai bursa menyentuh angka 45,97 billion lembar saham.

Pada momentum penutupan perdagangan akhir pekan yang lalu, tercatat ada sebanyak 409 saham yang posisinya mengalami koreksi melemah.

Sementara itu, terdapat 271 saham yang posisinya bergerak menguat, dan ada 137 saham lainnya yang posisinya terpantau bergerak stagnan.

Terkini