JAKARTA - Proyeksi teknikal untuk pergerakan sejumlah saham potensial telah dirilis menjelang sesi perdagangan pada Selasa, 2 Juni 2026.
Fluktuasi pada indeks maupun saham-saham pilihan saat ini cenderung berada di bawah tekanan besar, sehingga para pelaku pasar memerlukan strategi yang matang.
Saham PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA terpantau tengah bergerak dalam koridor tren yang menurun.
Secara teknikal, pergerakan saham BBCA diperkirakan masih memiliki potensi kuat untuk melanjutkan pelemahan ke kisaran level 5300 hingga 5500.
Pada sesi penutupan hari Jumat, 29 Mei 2026, saham BBCA melemah sebesar 4,60 persen dibanding sesi sebelumnya dan parkir di posisi Rp 5.700 per lembar.
Melihat situasi tren tersebut, para pelaku pasar direkomendasikan untuk mengambil opsi strategi beli saat menyentuh area bawah atau buy on weakness.
Batas support untuk saham BBCA saat ini berada di level Rp 5300, sedangkan posisi resistance tertahan di level Rp 5800.
Di sisi lain, pergerakan yang berbeda diperlihatkan oleh saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGAS.
Saham PGAS kembali belum berhasil menembus batas atas jangka menengah yang bertumpu pada level 1.895 atau garis MA50.
Kondisi indikator MACD milik saham PGAS juga terpantau mulai menunjukkan pola pergerakan yang melandai.
Para pemodal dihimbau untuk bersikap menunggu kepastian pasar atau wait and see terlebih dahulu, namun dapat bersiap mengoleksi saat harga terkoreksi.
Langkah akumulasi beli tersebut dapat dicermati pada area level berikut:
1.785 sampai 1.810
Apabila momentum rebound teknikal terjadi, pergerakan harga saham PGAS berpeluang mengejar area resistance yang berada pada level 1.930.
Kendati demikian, investor wajib membatasi risiko kerugian secara disiplin jika harga justru jebol ke bawah level support Rp 1.750.
Pada penutupan perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, saham PGAS terdepresiasi sebesar 3,69 persen dan berakhir di level Rp 1.825 per lembar.
Sementara itu, pergerakan saham DEWA kini mulai mendapatkan sokongan dari kemunculan volume pembelian yang signifikan.
Posisi pergerakan teknikal saham DEWA saat ini dianalisis sedang berada di bagian dari wave 3 dari wave (C).
Pada sesi perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, saham DEWA tampil kontras dengan membukukan penguatan sebesar 1,21 persen dari hari sebelumnya.
Saham DEWA resmi mengakhiri sesi perdagangan tersebut di level Rp 334 per lembar saham.