JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan akan berjalan mendatar dalam rentang antara 6.000 hingga 6.300 pada sesi perdagangan hari ini, Selasa (2/6/2026).
Kondisi tersebut berlangsung setelah indeks saham domestik berhasil melalui fase tekanan yang dipicu oleh sentimen penataan ulang atau rebalancing pada indeks MSCI.
Jika merujuk pada data pasar dari otoritas bursa, IHSG mencatatkan koreksi minor sebesar 0,05% dan mendarat pada posisi 6.127,38 di penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (29/5/2026).
Penurunan tipis itu terjadi setelah indeks saham sempat menyentuh area tertinggi pada perdagangan harian di level 6.230.
Pelemahan yang melanda indeks komposit pada penutupan akhir pekan lalu dinilai tidak sedalam yang sempat dikhawatirkan oleh para pelaku pasar.
Meskipun aksi jual sempat menekan deretan saham yang keluar dari daftar indeks MSCI, sejumlah saham lainnya justru berhasil bangkit dan bergerak menguat karena pasar dinilai telah mengantisipasi dampak sentimen tersebut.
"Secara teknikal, indikator Stochastic RSI melanjutkan pembalikan arah [reversal] menuju pivot dan histogram negatif MACD terpantau terus menyempit. Dengan demikian, IHSG diperkirakan berpotensi bergerak sideways di kisaran 6.000–6.300 pada pekan depan,"
Di samping itu, penurunan minor yang terjadi pada akhir pekan kemarin juga diiringi dengan masuknya volume akumulasi pembelian dari investor.
Sepanjang perdagangan pekan lalu, indeks komposit terhitung mengalami penyusutan sebesar 0,56% dengan volume aksi jual yang terpantau mulai mereda.
Bila ditinjau secara teknikal, posisi pergerakan indeks saham saat ini diperkirakan masih menjadi bagian dari wave v dari wave A dari wave (2) pada label hitam.
"Area koreksi berikutnya diperkirakan akan menguji ke level 5.899 yang sekaligus menjadi area support-nya,"
Untuk aktivitas transaksi saham pada hari ini, indeks komposit diproyeksikan bakal berada pada rentang batas aman dan batas atas di area berikut ini:
Support: 5.996 dan 5.899
Resistance: 6.318 dan 6.459