BTN Lepas 10.000 Rumah Seken Murah dengan Bunga KPR 5 Persen pada 2026

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:59:05 WIB
Ilustrasi Gedung BTN (sumber foto: NET)

JAKARTA - Langkah besar diambil dalam industri properti tanah air dengan menghadirkan 10.000 unit tempat tinggal seken berkualitas melalui program Lelang Akbar BTN 2026. Produk properti ini ditawarkan ke masyarakat dengan potongan harga yang sangat menggiurkan, yakni mencapai 40 persen di bawah harga pasar pada umumnya.

Selain diskon yang besar, tersedia pula pilihan skema pembiayaan perumahan seken dengan tingkat suku bunga rendah mulai 5 persen saja. Langkah ini diterapkan demi memperluas keterjangkauan masyarakat luas dalam memperoleh tempat tinggal maupun sarana investasi, sekaligus menyokong Program 3 Juta Rumah.

Minat terhadap hunian seken serta komoditas aset lelang saat ini memang semakin meningkat di tengah masyarakat. Hal tersebut terjadi karena nilainya yang lebih ramah di kantong serta lokasinya yang rata-rata sudah berkembang pesat dan memiliki fasilitas penunjang yang sangat lengkap.

“Melalui Lelang Akbar BTN 2026, kami ingin membuka akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memiliki rumah dengan harga kompetitif sekaligus memperkuat ekosistem transaksi properti second yang lebih sehat, transparan, dan mudah diakses masyarakat di Indonesia,”

Masyarakat dapat memantau puluhan ribu pilihan hunian seken tersebut secara digital lewat platform khusus aset lelang yang disediakan oleh pihak korporasi. Akses tersebut dapat dijangkau baik melalui laman web resmi maupun aplikasi mobile yang terintegrasi, mulai dari menu katalog, proses transaksi, hingga akomodasi pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah.

Jenis properti yang ditawarkan pun sangat variatif, meliputi rumah tapak, apartemen, rumah toko, hingga bentuk properti komersial lainnya. Lokasinya juga tersebar luas di berbagai wilayah, mulai dari kawasan Jabodetabek, Pulau Jawa, hingga daerah-daerah di luar Pulau Jawa.

Mayoritas dari portofolio aset yang dipasarkan berada di kawasan strategis yang sudah ditopang oleh akses infrastruktur yang memadai, fasilitas publik yang lengkap, serta kondisi lingkungan hunian yang telah matang.

“BTN menargetkan tingkat keberhasilan lelang sebesar 35% sepanjang 2026 setelah sebelumnya berhasil mencatatkan performa laku lelang tertinggi di antara bank Himbara pada 2025 dengan realisasi mencapai 34,4%,”

Demi memberikan kemudahan bagi para calon pembeli dalam mengamankan properti lelang ini, disiapkan produk kredit khusus dengan tingkat suku bunga mulai 5 persen tetap selama 5 tahun. Tidak hanya itu, uang muka yang ditetapkan juga ringan mulai dari 1 persen, serta jangka waktu cicilan yang panjang hingga mencapai 30 tahun.

“Kami melihat rumah second kini tidak hanya menjadi alternatif investasi, tetapi juga solusi kepemilikan hunian bagi masyarakat di tengah kenaikan harga rumah baru. Penguatan ekosistem rumah second ini diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, mendukung Program 3 Juta Rumah, sekaligus menciptakan pasar properti yang lebih sehat dengan pilihan harga yang lebih kompetitif,”

Kehadiran pasokan hunian lelang ke pasar dalam agenda besar kali ini diperkirakan akan menjadi salah satu stimulus utama pendorong bagi lonjakan besar di sektor properti dalam dua tahun mendatang.

Oleh karena itu, kesempatan emas ini disarankan untuk tidak dilewatkan begitu saja mengingat tata cara pelaksanaan lelang saat ini telah bertransformasi menjadi jauh lebih praktis. Rumah seken juga dinilai memiliki prospek yang sangat cerah untuk berkembang karena adanya keterbatasan pasokan rumah baru yang dihadapkan pada peningkatan kebutuhan papan masyarakat yang terus melonjak setiap tahunnya.

Pasar sekunder ini dinilai mampu menjadi jalan keluar yang efektif untuk memperluas keterjangkauan kepemilikan tempat tinggal di tengah tingginya angka backlog perumahan domestik saat ini.

“Dengan harga kompetitif, lokasi strategis, dan infrastruktur yang sudah jadi, dan fasilitas KPR bunga single digit, hunian second menjadi opsi menarik bagi masyarakat untuk memiliki rumah,”

Terkini