IHSG Hari Ini 20 Mei 2026 Berpotensi Koreksi Menguji Level 6.084-6.148

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:17:40 WIB
Ilustrasi indeks harga saham (sumber foto: NET)

JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan saham pada Rabu, 20 Mei 2026.

Pergerakan indeks hari ini diperkirakan akan menguji rentang level 6.084 hingga 6.148.

Sebelumnya, pasar saham terkoreksi 3,46 persen dan ditutup pada level 6.370 yang disertai peningkatan volume penjualan pada Selasa, 19 Mei 2026.

Posisi pergerakan indeks saat ini diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam.

Hal ini berarti, pasar saham masih akan rawan melanjutkan koreksi untuk menguji area 6.307, serta waspadai adanya potensi koreksi ke 6.084-6.148 pada label biru.

Secara teknikal, pergerakan nilai akan berada di level support 6.270, 6.148 dan level resistance 6.640, 6.745 dalam catatan pasar.

Di sisi lain, pergerakan indeks juga berpotensi melemah terbatas dengan rentang level support dan resistance di rentang 6.300-6.510.

Untuk pilihan perdagangan hari ini, beberapa saham yang dapat dicermati adalah PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).

Selain itu, terdapat juga pilihan pada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Jafpa Comfeed Tbk (JPFA), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Berikut adalah rincian rekomendasi teknikal untuk beberapa saham pilihan:

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Buy on Weakness Saham ANTM terkoreksi 3,16 persen ke level 3.060 dan masih didominasi oleh tekanan jual.

"Kami memperkirakan, posisi ANTM saat ini berada pada akhir dari wave 3 dari wave (C)."

Buy on Weakness: 2.830-2.910 Target Price: 3.210, 3.320 Stoploss: below 2.770

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) - Buy on Weakness Saham INDF tercatat terkoreksi 1,12 persen ke level 6.650 dan didominasi tekanan jual, namun tertahan oleh MA60.

"Kami perkirakan, posisi INDF saat ini berada pada bagian dari wave [b] dari wave B."

Buy on Weakness: 6.375-6.550 Target Price: 6.875, 7.175 Stoploss: below 6.300

PT Jafpa Comfeed Tbk (JPFA) - Trading Buy Saham JPFA mengalami koreksi sebesar 0,79 persen ke level 2.510 dan masih berada dalam range MA20 serta MA60.

"Kami perkirakan, posisi JPFA saat ini membentuk wave (d) dari wave [b] dari wave 2 pada pola triangle."

Trading Buy: 2.410-2.460 Target Price: 2.530, 2.590 Stoploss: below 2.380

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) - Buy on Weakness Saham TLKM bergerak mendatar di level 3.080 dan didominasi volume pembelian, namun penguatan tertahan MA60.

Posisi saham ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 3.030-3.070 Target Price: 3.180, 3.280 Stoploss: below 2.970

Pada penutupan perdagangan Selasa kemarin, nilai indeks merosot 3,46 persen menjadi 8.370,67 di mana mayoritas sektor saham tertekan.

Indeks saham LQ45 juga ikut tergelincir 2,5 persen menuju level 634,82.

Indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.635,12 dan level terendah 6.323,26 dengan 612 saham melemah, 112 saham menguat, serta 94 saham stagnan.

Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.804.569 kali dengan volume 46,1 miliar saham dan nilai transaksi harian Rp 25,8 triliun.

Sementara itu, posisi mata uang dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran 17.706.

Hampir seluruh sektor saham melemah kecuali kesehatan yang naik 0,55 persen.

Sektor energi anjlok 6,94 persen, sektor basic susut 7,3 persen, dan sektor industri melemah 4,54 persen.

Sektor consumer nonsiklikal tergelincir 2,64 persen, consumer siklikal terpangkas 3,34 persen, dan keuangan melemah 2,07 persen.

Sektor properti terperosok 1,88 persen, teknologi melemah 0,74 persen, infrastruktur turun 4,13 persen, dan transportasi terpangkas 6,5 persen.

Terkini