Smansa Kupang Ukir Sejarah Juara Tiga Kali di DBL Kupang

Senin, 02 Februari 2026 | 10:58:37 WIB

JAKARTA - Dalam sejarah panjang kompetisi Development Basketball League (DBL) Kupang, sebuah fenomena prestasi luar biasa terukir oleh tim putra SMAN 1 Kupang — yang dikenal luas sebagai Smansa Kupang. Mereka bukan lagi sekadar juara musim reguler, tetapi kini membawa pulang gelar tiga kali berturut-turut (three-peat) di ajang bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day East Nusa Tenggara Series musim 2025-2026.

Keberhasilan ini merupakan puncak dari konsistensi, strategi matang, serta mental baja yang diperlihatkan sepanjang turnamen. Berikut kisah lengkap bagaimana Smansa Kupang berhasil mempertahankan kejayaan dan mencatatkan namanya dalam sejarah kompetisi basket pelajar tingkat regional di Indonesia.

Final Menegangkan di GOR Flobamora Kupang

Pertandingan penentuan yang berlangsung pada Sabtu malam, 31 Januari 2026, mempertemukan Smansa Kupang dengan tim pendatang baru yang penuh semangat, SMA Dian Harapan Kupang di laga final DBL Kupang 2025-2026.

Skor akhir 56-50 untuk kemenangan Smansa Kupang menunjukkan betapa ketatnya persaingan di partai puncak tersebut. Duel berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Tim Eagles — julukan bagi SMA Dian Harapan — sempat menunjukkan dominasi di kuarter awal, memimpin sepanjang dua kuarter, sementara Smansa harus mengejar ketertinggalan.

Puncaknya terlihat di kuarter ketiga ketika pertandingan begitu dramatis dengan delapan kali pergantian keunggulan. Satu momen penting adalah tembakan dua angka dari pemain Eagles, Prascha Sumual, yang berhasil membakar semangat timnya dan membuat skor terus berimbang.

Strategi dan Mentalitas yang Menentukan

Memasuki kuarter akhir, Smansa Kupang memilih untuk memperlambat tempo permainan. Mereka tampak lebih sabar dan disiplin daripada lawannya — sebuah strategi yang dikomandoi oleh Maikel Silvester Medah.

Maikel beberapa kali menenangkan rekan-rekannya, mengingatkan untuk tidak terbawa ritme cepat yang justru menguntungkan Eagles. Pendekatan ini terbukti efektif, terutama ketika Eagles sempat menyamakan kedudukan lewat tembakan tiga angka dari Marvello Danno dengan waktu tersisa sekitar tiga menit. Namun, itu menjadi titik terakhir momentum mereka dalam mencetak angka.

Kunci kemenangan Smansa Kupang datang dari under?the?rim play oleh Reynaldo Putra Kandamete, yang sukses mencetak angka dan kembali membawa timnya unggul. Aksinya tersebut menjadi faktor krusial dalam memastikan gelar juara tetap di tangan Smansa Kupang di akhir pertandingan.

Performa Pemain Kunci Menentukan Gelar Tiga Kali

Penampilan individual menjadi poin sorotan penting dalam pertandingan final tersebut. Reynaldo Putra Kandamete mencatatkan statistik gemilang dengan 13 poin dan 23 rebound, yang menjadi salah satu alasan utama kemenangan Smansa Kupang.

Di kubu lawan, Marvello Danno juga tampil impresif dengan 21 poin dan 3 rebound, menunjukkan bahwa Eagles tidak datang hanya sebagai penonton. Perlawanan sengit dari tim pendatang baru ini menjadikan final DBL Kupang 2025-2026 sebagai salah satu pertandingan paling kompetitif dalam beberapa musim terakhir.

Di akhir laga, saat ditanya mengenai tujuan tim, Michael Silvester Medah menegaskan:

“Tujuan beta itu satu, bawa nama sekolah juara bersama beta pung kawan-kawan dan beta pung coach.”

Kutipan ini menunjukkan semangat kolektif yang mendorong Smansa Kupang dalam meraih kesuksesan.

Jejak Tiga Musim Beruntun: Konsistensi yang Berbuah Sejarah

Kemenangan ini menandai prestasi luar biasa bagi Smansa Kupang: tiga gelar juara berturut-turut di DBL Kupang. Mencapai three-peat bukan hal mudah dalam kompetisi yang penuh dinamika seperti DBL, karena setiap musim membawa rival baru dan tantangan berbeda.

Prestasi Smansa Kupang juga mencatatkan mereka sebagai sekolah kedua dalam sejarah DBL Kupang yang mampu meraih tiga gelar beruntun. Sebelumnya, gelar three-peat pernah dicetak oleh sekolah lain di masa lalu, namun dominasi Smansa Kupang musim ini tetap menjadi titik puncak perhatian komunitas basket pelajar di Nusa Tenggara Timur.

Makna dan Dampak Kemenangan untuk Smansa Kupang

Lebih dari sekadar trofi, gelar juara tiga kali ini menjadi simbol kerja keras, kedisiplinan, dan sinergi tim yang kuat. Pengaruhnya tidak hanya dirasakan di lapangan, tetapi juga di lingkungan sekolah yang kini makin dikenal sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga basket di wilayah regional.

Dominasi Smansa Kupang di DBL Kupang juga memberi inspirasi bagi generasi pebola basket muda lainnya — bahwa melalui latihan intensif, strategi matang, serta mental yang kokoh, prestasi besar dapat diraih.


Smansa Kupang tidak hanya berhasil mempertahankan gelar juara, tetapi mereka juga mengukir sebuah sejarah baru yang membanggakan — menjadi tim putra DBL Kupang pertama dalam beberapa tahun terakhir yang mampu mempertahankan dominasi secara konsisten selama tiga musim berturut-turut. Gelar ini bukan sekadar kemenangan di skor akhir, melainkan simbol perjuangan, kerja sama tim, dan mental juara yang sulit ditandingi.

Terkini