Susi Air Hadir Layani Penerbangan Rute Kualanamu-Nagan Raya

Selasa, 27 Januari 2026 | 12:32:16 WIB
Susi Air Hadir Layani Penerbangan Rute Kualanamu-Nagan Raya

JAKARTA - Setelah hampir setahun tanpa penerbangan reguler di rute Kualanamu–Nagan Raya, konektivitas udara antara Sumatera Utara dan Aceh kembali terhubung.

Maskapai Susi Air, yang mulai beroperasi pada 7 Januari 2026, kini melayani rute penerbangan dari Bandara Internasional Kualanamu (Medan) ke Bandara Cut Nyak Dhien di Nagan Raya, Aceh. 

Penerbangan ini diharapkan menjadi solusi atas hilangnya layanan udara di wilayah tersebut sejak putusnya kontrak Wings Air pada awal tahun 2026.

Kehadiran Susi Air di rute ini membawa angin segar bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan transportasi udara untuk menghubungkan Kualanamu dan Nagan Raya. 

Layanan baru ini membuka peluang bagi penumpang untuk melakukan perjalanan antarkota dengan cara yang lebih cepat dan efisien, baik untuk keperluan bisnis, perjalanan pribadi, maupun akses ke kawasan wisata.

Penerbangan Rute Kualanamu–Nagan Raya Hadir Tiga Kali Sepekan

Susi Air, yang dikenal dengan layanan penerbangan ke destinasi-destinasi yang lebih kecil, mengoperasikan penerbangan ini tiga kali dalam seminggu, yaitu pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Dengan jadwal tetap, Susi Air memberikan kenyamanan bagi para penumpang yang ingin bepergian dengan rute Kualanamu–Nagan Raya.

Penerbangan pertama berangkat dari Kualanamu pada pukul 10.25 WIB dan diperkirakan tiba di Nagan Raya pada pukul 11.35 WIB. Setelah itu, pesawat kembali terbang dari Bandara Cut Nyak Dhien pada pukul 11.50 WIB dan tiba kembali di Bandara Kualanamu pada pukul 13.00 WIB.

Meskipun kapasitas penumpang terbatas pada 10 hingga 12 orang per penerbangan, kehadiran pesawat kecil ini memungkinkan layanan udara yang lebih fleksibel dan bisa menjangkau daerah-daerah yang sebelumnya sulit terakses oleh penerbangan komersial besar. Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi mereka yang tinggal di sekitar wilayah Barat Selatan Aceh (Barsela) yang kini memiliki akses yang lebih baik ke Kualanamu dan daerah sekitar.

Menghadirkan Kembali Transportasi Udara untuk Masyarakat Nagan Raya

Fanani Zuhri, Kepala Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, mengungkapkan bahwa penerbangan Susi Air sudah dimulai dengan antusiasme yang cukup baik. Setiap harinya, rata-rata 7 hingga 8 penumpang menggunakan jasa penerbangan ini. 

Meskipun belum mendapatkan subsidi pemerintah, tarif tiket yang dikenakan tetap terjangkau bagi masyarakat yang ingin menikmati kemudahan transportasi udara ini.

Selain itu, Fanani juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan ini sebaik mungkin, karena dengan adanya penerbangan reguler dari Susi Air, mereka kembali memiliki akses langsung ke Bandara Kualanamu yang menghubungkan mereka dengan lebih banyak tujuan di Indonesia.

“Penerbangan ini tidak hanya membuka kembali akses udara bagi masyarakat Barsela Aceh, tetapi juga memberikan peluang ekonomi lebih besar bagi daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau. Kami berharap Susi Air akan terus beroperasi dengan baik dan dapat meningkatkan jumlah penumpang setiap harinya,” ujar Fanani dalam keterangannya.

Penutupan Rute Wings Air dan Dampaknya bagi Konektivitas Udara

Sebelum Susi Air mengambil alih rute ini, penerbangan Kualanamu–Nagan Raya sebelumnya dilayani oleh Wings Air, maskapai yang beroperasi dengan pesawat ATR 72 yang mampu mengangkut hingga 72 penumpang. 

Namun, pada 1 Januari 2026, Wings Air memutuskan untuk menghentikan penerbangan ini setelah kontrak berakhir. Hal ini sempat menimbulkan kekhawatiran mengenai hilangnya pilihan transportasi udara yang dapat menghubungkan kedua daerah tersebut. 

Sebelumnya, Wings Air juga melayani penerbangan rute Kualanamu–Nagan Raya dan sebaliknya, namun pada awal 2026, kontraknya tidak diperpanjang.

Fanani menjelaskan bahwa meskipun Wings Air sempat melayani rute ini dengan kapasitas penumpang yang lebih besar, Susi Air kini hadir dengan tujuan untuk menjaga kelancaran transportasi udara, terutama mengingat pentingnya konektivitas untuk wilayah Barat Selatan Aceh. 

Meskipun ada kemungkinan beberapa penumpang merasa terbatas dengan kapasitas yang lebih kecil, Susi Air tetap memberikan alternatif transportasi yang sangat dibutuhkan, baik untuk warga lokal maupun pengunjung dari luar daerah.

Layanan Susi Air: Menyambung Kembali Kebutuhan Mobilitas Udara di Wilayah Ini

Selain menawarkan penerbangan reguler, Susi Air juga dikenal dengan kemampuannya menjangkau rute-rute yang lebih kecil dengan layanan yang terjangkau dan nyaman. 

Penggunaan pesawat berkapasitas kecil memberikan keuntungan tersendiri karena dapat mengakses bandara-bandara yang tidak dapat dijangkau oleh pesawat komersial besar. Hal ini sangat relevan mengingat Nagan Raya dan daerah sekitarnya, meskipun berkembang pesat, masih memiliki tantangan dalam hal aksesibilitas transportasi udara.

Keputusan Susi Air untuk melayani rute Kualanamu-Nagan Raya sepekan tiga kali menjadi alternatif bagi warga lokal yang membutuhkan perjalanan cepat ke Medan atau sebaliknya. 

Apalagi, Kualanamu sebagai salah satu bandara terbesar di Sumatera Utara memiliki koneksi langsung ke banyak destinasi di Indonesia, memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat Nagan Raya untuk melanjutkan perjalanan mereka.

Meningkatkan Konektivitas dan Ekonomi Daerah

Konektivitas udara yang terhubung antara Kualanamu dan Nagan Raya tentu saja berdampak positif terhadap perekonomian lokal. Dengan adanya penerbangan reguler ini, peluang untuk meningkatkan kunjungan wisata, mempermudah distribusi barang dan jasa, serta mempercepat pergerakan orang antar daerah semakin terbuka lebar.

Tidak hanya itu, sektor UMKM di daerah sekitar Nagan Raya juga akan diuntungkan dengan adanya transportasi udara yang mempermudah pemasaran produk-produk lokal ke pasar yang lebih luas.

Sebagai maskapai yang memiliki visi untuk menjangkau daerah-daerah yang kurang terakses, Susi Air juga berperan dalam pengembangan ekonomi daerah. 

Penerbangan yang dilayani dengan armada yang lebih kecil seperti ini sangat berguna untuk menghubungkan kota-kota besar dengan wilayah yang lebih terpencil, meningkatkan peluang bagi masyarakat lokal untuk memperkenalkan produk dan budaya mereka.

Peluang Bagi Masyarakat dan Wisatawan

Keberadaan rute penerbangan ini diharapkan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dari sektor pariwisata. Nagan Raya dan wilayah sekitarnya memiliki berbagai potensi wisata alam yang kini semakin mudah dijangkau oleh wisatawan.

 Hal ini tentu saja akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang pada gilirannya mendorong berkembangnya sektor ekonomi kreatif dan pariwisata di daerah tersebut.

Kembali Menghidupkan Konektivitas Udara yang Terhenti

Pembukaan rute penerbangan Kualanamu–Nagan Raya oleh Susi Air adalah langkah penting dalam menghidupkan kembali konektivitas udara antarwilayah. 

Walaupun dengan kapasitas penumpang terbatas, layanan ini memberi solusi yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat yang ingin bepergian antara Kualanamu dan Nagan Raya. 

Susi Air menawarkan alternatif yang baik untuk melanjutkan perjalanan dengan koneksi yang lebih fleksibel dan meningkatkan peluang ekonomi daerah.

Terkini