JAKARTA - Sistem pencernaan yang sehat adalah kunci bagi tubuh kita untuk menyerap nutrisi secara optimal dan melawan berbagai penyakit.
Salah satu cara untuk menjaga kesehatan pencernaan adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat bagi kesehatan, terutama dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Meskipun yogurt sering kali menjadi pilihan utama bagi banyak orang untuk mendapatkan probiotik, ada berbagai makanan lain yang juga kaya akan bakteri baik yang penting untuk kesehatan usus dan sistem imun.
Probiotik biasanya ditemukan dalam makanan fermentasi, yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan bakteri di usus. Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua makanan fermentasi mengandung probiotik, terutama jika telah melalui proses pasteurisasi yang dapat membunuh bakteri baik tersebut.
Jadi, penting untuk memilih makanan yang tepat agar tubuh dapat memperoleh manfaat probiotik secara maksimal. Berikut adalah tujuh makanan kaya probiotik selain yogurt yang baik untuk kesehatan pencernaan dan sistem imun.
Tempe
Sebagai salah satu makanan yang paling populer di Indonesia, tempe adalah produk fermentasi kedelai yang tidak hanya kaya akan protein nabati, tetapi juga merupakan sumber probiotik yang baik. Selama proses fermentasi, tempe mengurangi kandungan asam fitat pada kedelai yang dapat menghambat penyerapan mineral penting seperti zat besi dan seng.
Selain itu, fermentasi juga menghasilkan vitamin B12 yang sangat bermanfaat bagi tubuh, terutama untuk mereka yang menjalani pola makan vegetarian atau vegan.
Tempe adalah pilihan yang sangat baik sebagai makanan sumber probiotik, dan bisa dengan mudah ditambahkan dalam berbagai hidangan, baik itu digoreng, dibuat sate, atau dimasak dengan bumbu-bumbu lainnya.
Beberapa Jenis Keju
Keju adalah produk fermentasi lain yang mengandung probiotik, meskipun tidak semua jenis keju mengandung bakteri baik ini. Keju yang mengandung probiotik aktif biasanya memiliki label yang menyebutkan “live cultures” atau “active cultures” pada kemasannya.
Beberapa jenis keju yang umumnya kaya akan probiotik adalah keju cheddar, mozzarella, gouda, dan keju cottage. Probiotik dalam keju ini dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan meningkatkan imunitas tubuh.
Untuk mendapatkan manfaat probiotik yang maksimal, pastikan memilih keju yang tidak melalui proses pasteurisasi atau pemanasan tinggi, karena hal ini dapat merusak bakteri baik yang terkandung di dalamnya.
Acar Mentimun
Acar mentimun yang difermentasi dengan garam dan air adalah sumber probiotik yang sangat baik bagi kesehatan pencernaan.
Fermentasi ini dilakukan oleh bakteri asam laktat yang menghasilkan rasa asam yang khas, serta menambah jumlah bakteri baik dalam usus. Acar mentimun yang terbuat dengan menggunakan cuka tidak mengandung probiotik karena cuka akan membunuh bakteri hidup tersebut.
Jadi, pastikan untuk memilih acar mentimun yang difermentasi secara alami jika ingin mendapatkan manfaat probiotik. Selain menyehatkan pencernaan, konsumsi acar mentimun juga dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, meningkatkan metabolisme, dan memperkuat daya tahan tubuh.
Miso
Miso adalah bumbu khas Jepang yang terbuat dari fermentasi kedelai, garam, dan kultur koji. Miso sering digunakan untuk membuat sup miso, atau sebagai marinasi untuk berbagai hidangan.
Selain memberikan rasa gurih yang khas, miso juga kaya akan probiotik yang dapat membantu menjaga kesehatan usus dan meningkatkan sistem imun. Penelitian menunjukkan bahwa probiotik dalam miso dapat mengurangi peradangan dan membantu pencernaan. Beberapa studi juga menyebutkan bahwa miso dapat membantu menurunkan tekanan darah dan berpotensi mencegah kanker, meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi manfaat tersebut. Miso adalah pilihan yang lezat dan bergizi untuk ditambahkan ke dalam menu harian.
Kimchi
Kimchi adalah makanan fermentasi khas Korea yang terbuat dari sayuran seperti kubis atau lobak, dicampur dengan garam dan berbagai bumbu rempah. Proses fermentasinya menghasilkan probiotik yang mendukung kesehatan pencernaan, meningkatkan imunitas tubuh, dan bahkan memiliki manfaat bagi kesehatan jantung. Selain itu, kimchi juga dapat membantu mengurangi risiko peradangan, yang sering kali menjadi faktor pemicu berbagai penyakit kronis.
Kimchi sering disantap sebagai lauk pendamping nasi atau dijadikan bahan untuk berbagai masakan, dan konsumsi rutin kimchi sangat dianjurkan untuk menjaga keseimbangan mikrobiota usus, serta memperkuat daya tahan tubuh.
Peyeum (Tape Singkong)
Tape singkong atau peyeum adalah makanan fermentasi tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Singkong yang telah dibersihkan kemudian diberi ragi dan difermentasi dalam wadah beralas daun pisang.
Proses fermentasi ini menghasilkan tape lembut yang kaya akan bakteri probiotik, seperti Lactobacillus dan Lactococcus. Bakteri-bakteri ini sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan dan memperbaiki keseimbangan mikrobiota usus.
Peyeum memiliki rasa yang manis dan asam, dan sering dimakan sebagai camilan atau makanan penutup. Selain itu, peyeum juga bisa membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan mendukung sistem imun agar tetap berfungsi dengan baik.
Tape Ketan
Selain singkong, ketan juga bisa difermentasi menjadi tape. Tape ketan memiliki rasa yang asam-manis khas dan mengandung kultur probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan.
Proses pembuatan tape ketan dimulai dengan mencuci beras ketan, merendamnya, kemudian mengukusnya, dan akhirnya menaburkan ragi sebelum disimpan dalam wadah tertutup untuk difermentasi.
Tape ketan merupakan camilan sehat yang bisa dikonsumsi sebagai makanan penutup atau sebagai lauk pendamping. Sama seperti tape singkong, tape ketan mengandung bakteri baik yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan usus dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Makanan yang kaya akan probiotik sangat penting untuk menjaga keseimbangan mikrobiota usus, yang berperan dalam pencernaan dan daya tahan tubuh. Selain yogurt, masih banyak pilihan makanan fermentasi yang bisa kamu nikmati untuk mendapatkan manfaat probiotik.
Tempe, keju, acar mentimun, miso, kimchi, peyeum, dan tape ketan adalah beberapa contoh makanan yang mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan dan meningkatkan sistem imun.
Mengonsumsi makanan-makanan ini secara rutin dapat membantu tubuh menjaga kesehatan pencernaan, melawan infeksi, dan meningkatkan kekebalan tubuh, terutama saat musim hujan atau perubahan cuaca yang sering memengaruhi kesehatan.
Jangan ragu untuk menambahkan berbagai makanan probiotik ini dalam menu harianmu untuk tubuh yang lebih sehat.