Cara Menambah Experience di Linkedin dan Tips Memaksimalkan Potensinya

Kamis, 22 Januari 2026 | 11:04:34 WIB
cara menambah experience di linkedin

Jakarta - Cara menambah experience di linkedin menjadi langkah penting agar profil terlihat lebih profesional dan mampu menarik perhatian perekrut. 

Profil yang informatif biasanya lebih mudah dilirik karena menampilkan perjalanan karier secara jelas. 

Oleh karena itu, memahami cara menampilkan pengalaman kerja dengan tepat di LinkedIn sangatlah diperlukan.

Mencantumkan pengalaman kerja bukan sekadar mengisi riwayat, tetapi juga membantu perekrut menilai keterampilan, peran, serta kontribusi yang bisa kamu berikan untuk perusahaan, baik dalam lingkup tim maupun pengembangan bisnis. Informasi ini memberi gambaran nilai tambah yang kamu miliki.

Selain memahami proses pengisiannya, kamu juga perlu mengetahui strategi agar pengalaman yang ditampilkan lebih optimal dan relevan. Dengan begitu, profil LinkedIn-mu bisa tampil lebih kuat dan kompetitif. 

Di bagian berikutnya, mari pelajari penjelasan lengkap seputar cara menambah experience di linkedin.

Cara Menambah Experience di LinkedIn

Pengalaman kerja dapat ditambahkan melalui LinkedIn versi aplikasi maupun website yang bisa diakses lewat ponsel atau laptop. 

Prosesnya cukup fleksibel dan bisa disesuaikan dengan perangkat yang digunakan. Lalu, bagaimana langkah untuk mengisinya?

Kolom pengalaman akan tersedia setelah kamu memasukkan jabatan atau peran tertentu di profil LinkedIn. Setelah itu, kamu dapat melengkapi detail pekerjaan sesuai riwayat yang dimiliki. 

Berikut penjelasan tahapan cara menambah experience di linkedin yang perlu kamu perhatikan:

  1. Akses foto profil di kanan atas halaman utama LinkedIn.
  2. Pilih opsi untuk melihat profil.
  3. Klik bagian untuk menambahkan bagian profil, pilih kategori utama, lalu pilih opsi menambahkan posisi atau jabatan.
  4. Di area penambahan pengalaman, masukkan detail terkait pengalaman profesional yang dimiliki.
  5. Simpan perubahan, dan pengalaman kerja akan tercatat di profil.

Saat menambahkan pengalaman kerja, ada beberapa informasi penting yang perlu diisi:

  • Jabatan atau posisi yang dijalani (misalnya: jurnalis).
  • Tipe pekerjaan, misalnya penuh waktu, paruh waktu, wiraswasta, freelance, kontrak, magang, apprenticeship, atau musiman.
  • Nama perusahaan tempat bekerja.
  • Lokasi pekerjaan.
  • Jenis lokasi kerja: di kantor, hybrid, atau remote.
  • Tanggal mulai dan berakhir bekerja.
  • Bidang industri, contohnya media.
  • Deskripsi tugas dan tanggung jawab di perusahaan tersebut.
  • Judul profil yang menonjolkan keahlian, seperti “Creative, Content, SEO Writer | Freelance writer.”
  • Keterampilan yang relevan.
  • Tambahkan dokumen, foto, atau tautan jika diperlukan untuk mendukung informasi pengalaman.

Jika memiliki lebih dari satu pengalaman, proses ini dapat diulang untuk setiap posisi atau pekerjaan tambahan sehingga semua pengalaman profesional tercatat di profil LinkedIn.

Hasil dari proses ini akan menampilkan pengalaman kerja secara jelas di halaman profil, memudahkan orang lain untuk melihat riwayat profesional secara lengkap.

Cara Mengedit Atau Menghapus Posisi Di Bagian Experience 

Berikut cara mengelola pengalaman kerja di LinkedIn, termasuk menambah, mengedit, atau menghapus isinya:

  1. Buka foto profil yang berada di kanan atas halaman utama LinkedIn.
  2. Pilih opsi untuk melihat profil.
  3. Gulir ke bagian pengalaman kerja atau experience.
  4. Klik “tampilkan semua pengalaman” untuk melihat daftar lengkap.
  5. Untuk menambahkan pengalaman baru, klik simbol “+” dan isi detail pekerjaan atau posisi baru.
  6. Untuk mengubah informasi yang sudah ada, klik ikon pensil pada posisi terkait, lakukan edit, lalu klik “simpan” agar perubahan tersimpan.
  7. Jika ingin menghapus posisi, klik ikon pensil yang sama, pilih opsi hapus pengalaman, lalu konfirmasi dengan klik “delete”.

Selain itu, LinkedIn memungkinkan teman atau koneksi melihat pembaruan profil jika fitur pemberitahuan jaringan (notify network) diaktifkan. 

Dengan begitu, setiap perubahan pengalaman kerja bisa langsung terlihat oleh orang lain yang relevan.

Tips Memaksimalkan Bagian Experience Di Linkedin Agar Menarik Perekrut

Agar isi experience di LinkedIn lebih berpotensi dilirik oleh perekrut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Lengkapi bagian experience
Jika kalian mengisi experience untuk satu posisi pekerjaan, pastikan setiap kolom diisi secara lengkap. 

Memberikan informasi yang transparan dan menyeluruh memudahkan perekrut untuk meninjau experience kalian secara instan. 

Dengan data yang jelas, perekrut bisa langsung menilai apakah profil kalian sesuai dengan kriteria yang dicari, sehingga proses perekrutan menjadi lebih efisien. Hal ini berlaku juga jika kalian mencantumkan lebih dari satu posisi pekerjaan.

Masukkan informasi relevan dengan bidang dan peran
Bagi yang memiliki banyak pengalaman kerja dengan jenis berbeda, sebaiknya masukkan pengalaman yang relevan. 

Namun, pilih informasi yang memang perlu dicantumkan. Beberapa poin yang bisa menjadi pertimbangan antara lain:

  • Posisi yang memiliki peran penting di pekerjaan tersebut, baik full-time maupun part-time, terutama jika kalian sudah lama bekerja dan dikenal oleh rekan kerja.
  • Pekerjaan yang memberikan pengalaman berharga dan bisa mendemonstrasikan pemahaman kalian tentang industri yang digeluti.
  • Jejak karier sebelumnya, karena terkadang perekrut tertarik mengetahui pengalaman awal kalian.
  • Pengalaman di industri atau peran yang sama, karena hal ini menunjukkan pengetahuan dan keahlian yang relevan dengan bidang yang ditekuninya.

Hal yang sebaiknya tidak dicantumkan

  • Jeda karier yang tidak memberi nilai positif bagi personal branding.
  • Jika kalian sudah memiliki karier mapan, pekerjaan part-time semasa kuliah atau sekolah tidak perlu dicantumkan, kecuali bagi yang baru memulai karier.
  • Pekerjaan part-time yang tidak relevan dengan bidang atau peran saat ini.
  • Posisi yang hanya berlangsung kurang dari satu bulan. Jika memiliki beberapa pengalaman singkat, sebaiknya cantumkan nama perusahaan atau instansi, lalu gabungkan pengalaman tersebut dalam satu kolom agar lebih rapi.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, bagian experience di LinkedIn akan lebih fokus, lengkap, dan menarik bagi perekrut, sehingga meningkatkan peluang kalian untuk dilirik dan dipertimbangkan pada proses rekrutmen.

Cantumkan tautan perusahaan
Saat mengisi bagian pengalaman kerja, kalian akan diminta untuk menuliskan nama perusahaan tempat bekerja. 

Tautan ini bisa berupa situs web resmi perusahaan, akun media sosial, atau halaman LinkedIn perusahaan itu sendiri.

Jika nama perusahaan ditambahkan di LinkedIn dan perusahaan memiliki akun LinkedIn resmi, logo perusahaan akan muncul di profil kalian, menegaskan bahwa kalian benar-benar bekerja di perusahaan tersebut.

Periksa ejaan dan tata bahasa
Teliti saat menambahkan pengalaman di LinkedIn sangat penting. Ketika banyak informasi yang ingin dicantumkan di profil, jangan sampai ada kesalahan penulisan, ejaan, atau tata bahasa. Profil yang rapi dan bebas kesalahan akan memberi kesan profesional bagi perekrut.

Sebagai penutup, pastikan profilmu lengkap dan profesional untuk menarik perhatian perekrut dengan mudah melalui cara menambah experience di linkedin.

Terkini