Operasi Keselamatan Lodaya 2025: Tingkatkan Ketaatan Bayar Pajak, Kedapatan Banyak Kendaraan Belum Memenuhi Kewajibannya

Kamis, 13 Februari 2025 | 11:45:12 WIB
Operasi Keselamatan Lodaya 2025: Tingkatkan Ketaatan Bayar Pajak, Kedapatan Banyak Kendaraan Belum Memenuhi Kewajibannya

JAKARTA - Dalam upaya meningkatkan ketaatan masyarakat terhadap pajak kendaraan bermotor, Samsat Ciledug bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Cirebon melaksanakan Operasi Keselamatan Lodaya 2025. Operasi ini dilaksanakan di Jalan Astanajapura-Lemahabang, tepatnya di sekitar Desa Mertapadakulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, selama tiga hari berturut-turut.

Operasi Keselamatan Lodaya kali ini difokuskan pada pemeriksaan kepatuhan pajak kendaraan bermotor dan kelengkapan surat-surat berkendara. Hari pertama operasi ini telah menunjukkan hasil yang cukup mengejutkan. Pantauan di lapangan oleh tim Kabar Cirebon (KC) mengungkapkan bahwa masih banyak kendaraan yang kedapatan belum melakukan daftar ulang pajak kendaraan bermotor.

“Tujuannya tentu untuk meningkatkan pendapatan daerah serta ketaatan dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak,” ujar Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Cirebon II Ciledug, Widianto Nugraha, ketika ditemui di lokasi operasi pada Rabu, 12 Februari 2025. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak guna mendukung pembangunan di daerah.

Pentingnya Operasi Keselamatan

Operasi Keselamatan Lodaya merupakan tindakan rutin yang diselenggarakan oleh pihak Samsat setiap tiga atau empat bulan sekali dalam setahun. Dengan adanya operasi seperti ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan kewajibannya untuk membayar pajak kendaraan tepat waktu dan melengkapi kendaraannya dengan dokumen berkendara yang sah.

Widianto menyoroti bahwa hasil dari pemeriksaan di hari pertama operasi memperlihatkan masih banyaknya warga yang belum memenuhi kewajiban pajak tahunan mereka. Hal ini menimbulkan keprihatinan mengingat pajak kendaraan bermotor adalah salah satu sumber pendapatan daerah yang penting dalam perencanaan pembangunan.

"Pajak yang dibayarkan itu akan digunakan untuk pembangunan. Jadi kami berharap masyarakat semakin sadar dan tepat waktu dalam membayar pajak," tambah Widianto.

Tantangan di Lapangan

Operasi di lapangan bukanlah tanpa tantangan. Banyak pengendara yang mengeluhkan bahwa mereka belum sempat membayarkan pajak dikarenakan kesibukan atau kurangnya sosialisasi mengenai operasi yang akan dilaksanakan. Namun, petugas gabungan yang terdiri dari Samsat dan Satlantas tetap berkomitmen untuk memberikan edukasi dan pengarahan kepada masyarakat demi meningkatkan kesadaran mereka.

Petugas gabungan menghentikan setiap kendaraan yang melintas untuk mengecek dokumen pajak, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta kelengkapan berkendara lainnya. Bagi kendaraan yang kedapatan belum melakukan pembayaran pajak, petugas langsung memberikan penyuluhan dan imbauan untuk segera melakukan pelunasan di tempat atau di kantor terdekat.

Dampak dan Harapan Ke Depannya

Operasi seperti ini memiliki dampak jangka panjang yang sangat positif bagi pendapatan daerah. Dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat, pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor pun akan meningkat dan dapat dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik lainnya.

Dengan adanya Operasi Keselamatan Lodaya 2025, diharapkan kesadaran masyarakat terkait urgensi pembayaran pajak kendaraan akan semakin meningkat dan terlaksana lebih baik dari tahun ke tahun. Tidak hanya itu, kesadaran ini juga diharapkan dapat terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat sehingga dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Cirebon.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi dan operasi serupa di masa mendatang. Harapannya, masyarakat semakin patuh dan sadar akan pentingnya membayar pajak tepat waktu,” pungkas Widianto.

Sebagai bagian dari evaluasi, Samsat Ciledug bersama Satlantas Polresta Cirebon juga berharap dapat menghadirkan layanan pembayaran pajak yang lebih mudah diakses oleh masyarakat. Inovasi dan pembaruan dalam metode pembayaran seperti layanan pembayaran online diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya.

Dengan berjalannya Operasi Keselamatan Lodaya dan langkah antisipatif kedepan, diharapkan Kabupaten Cirebon dapat mengoptimalkan potensi penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor. Sehingga, pembangunan yang seharusnya dinikmati oleh seluruh masyarakat Cirebon dapat berjalan dengan lebih optimal dan merata.

Terkini