EasyJet Lakukan Pendaratan Darurat di Athena Setelah Pilot Tiba tiba Pingsan

Senin, 10 Februari 2025 | 14:20:12 WIB
EasyJet Lakukan Pendaratan Darurat di Athena Setelah Pilot Tiba tiba Pingsan

JAKARTA - Dalam sebuah insiden mendebarkan yang mengguncang Penerbangan EasyJet dari Hurghada menuju Manchester, pesawat harus melakukan pendaratan darurat setelah kapten pilot tiba-tiba pingsan. Kejadian ini terjadi ketika pesawat sedang berada di udara dan memaksa co-pilot untuk mengambil alih kendali, menetapkan Bandara Athena, Yunani, sebagai landasan penyelamatan darurat.

Menurut laporan yang diterima, sekitar dua jam setelah penerbangan berlangsung lancar, situasi mendadak berubah menjadi kekacauan. Awak kabin yang saat itu sedang menyajikan minuman bagi para penumpang tiba-tiba bergegas ke kokpit setelah menerima kabar bahwa salah satu pilot mengalami situasi darurat medis. "Awalnya kami pikir ini mungkin penumpang karena tidak banyak yang dikatakan selain teriakan yang menanyakan apakah ada yang terlatih secara medis," ungkap salah seorang penumpang yang memilih untuk tetap anonim kepada Manchester Evening News. "Beberapa penumpang langsung bangkit dan mencoba memberikan bantuan kepada awak kabin," lanjutnya.

Dengan keberanian dan ketenangan, co-pilot segera mengambil alih kendali pesawat dan memutuskan untuk mendaratkan pesawat di Bandara Athena. Seluruh penumpang tampak cemas mengetahui bahwa kapten mengalami masalah kesehatan yang serius. "Ketika pengumuman dibuat bahwa kapten yang mencari perhatian medis, kekhawatiran kami meningkat. Ini bukan hanya soal penumpang yang sakit, tetapi kapten pesawat," tambah penumpang tersebut.

Begitu roda pesawat menyentuh landasan, tim paramedis yang sudah stand-by segera memberikan bantuan medis kepada kapten. Pihak berwenang setempat serta kendaraan darurat sudah bersiap di landasan untuk memastikan penanganan terbaik dapat dilakukan dengan cepat. Meskipun begitu, sampai saat ini kondisi kesehatan kapten belum bisa diumumkan ke publik.

Dalam menangani situasi darurat tersebut, para awak kabin tidak hanya bergerak cepat tetapi juga berhasil menjaga ketenangan para penumpang. Langkah-langkah pengamanan seperti memasang layar di sekitar pilot yang pingsan dan mempersiapkan pendaratan darurat dipandang sangat efektif. Sebagai hasilnya, banyak penumpang yang merespon positif terhadap upaya heroik dari co-pilot serta kru pesawat. "Penanganan mereka fantastis, mereka tetap tenang dan profesional sepanjang situasi berlangsung," sebut salah satu penumpang yang memuji langkah sigap para kru.

Seorang juru bicara EasyJet menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan kru adalah prioritas utama dalam perusahaan. "EasyJet dapat mengkonfirmasi bahwa Penerbangan EZY2252 dari Hurghada ke Manchester dialihkan ke Athena karena kapten memerlukan bantuan medis. Petugas pertama melakukan pendaratan rutin sesuai dengan prosedur operasi standar dan pesawat dipenuhi oleh paramedis setibanya di Athena," jelas juru bicara tersebut.

Laporan lebih lanjut menyebutkan bahwa penerbangan selanjutnya harus ditunda hingga malam berikutnya. Seluruh penumpang kemudian diarahkan ke hotel terdekat serta diberikan opsi untuk memesan penerbangan lanjutan ke Manchester pada hari berikutnya, Minggu, 9 Februari. EasyJet juga menyatakan permintaan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan tersebut dan berusaha mengurangi dampak gangguan sebaik mungkin. "Kami ingin meminta maaf kepada penumpang atas ketidaknyamanan tersebut dan berterima kasih kepada mereka atas kesabaran dan pengertian mereka," tambah perwakilan EasyJet.

Peristiwa ini menjadi pengingat betapa pentingnya kesiapan dan tanggung jawab besar yang diemban oleh awak pesawat dalam menghadapi situasi darurat di udara. Kesigapan dari co-pilot dan awak kabin di EasyJet tak hanya menyelamatkan nyawa sang kapten tetapi juga menjaga keselamatan ratusan penumpang dalam penerbangan yang bisa berakhir lebih buruk. Dengan pelatihan dan koordinasi yang tepat, mereka memastikan bahwa semua orang tiba di darat dengan selamat.

Seiring dengan proses pemulihan sang kapten yang masih dirahasiakan, insiden ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi lebih lanjut bagi maskapai dalam memperkuat lagi protokol keselamatan dan kesehatan seluruh personel penerbangan. Dalam dunia penerbangan, kejadian ini barangkali dianggap langka, tetapi selalu ada pelajaran yang bisa diambil untuk memastikan perjalanan udara tetap menjadi moda transportasi yang paling aman di dunia.

Terkini