JAKARTA - Pameran otomotif menjadi salah satu katalis utama yang mampu mendorong pertumbuhan industri otomotif di Indonesia sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 kembali digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta sejak hari ini hingga 23 Februari mendatang. Ajang ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor kendaraan bermotor serta ekonomi Indonesia secara keseluruhan.
Pameran ini bukan sekadar tontonan bagi pecinta otomotif, melainkan ajang pertemuan berbagai pihak seperti pabrikan mobil, perusahaan pembiayaan, dan lembaga keuangan. Kali ini, pameran mengundang perhatian sejumlah lembaga keuangan ternama seperti PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Adira Dinamika Multi Finance, dan MUFG Bank, Ltd.
Ivan Jaya, Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon, menjelaskan bahwa partisipasi Danamon dalam IIMS 2025 adalah wujud komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan industri otomotif Indonesia. "Kami yakin dukungan kami yang menyeluruh ini dapat berkontribusi dalam penguatan industri otomotif Indonesia yang pada gilirannya memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Ini sejalan dengan visi kami untuk peduli dan membantu jutaan orang untuk mencapai kesejahteraan,” ungkap Ivan pada Senin, 10 Februari 2025.
Sementara itu, Managing Director dan Head of Global Corporate and Institutional Banking for MUFG Indonesia, Michael Sugirin, menegaskan kesiapan MUFG dalam mendukung industri otomotif negara ini. "Sesuai dengan tujuan kami untuk memberdayakan masa depan yang lebih cerah, kami terus berupaya menyediakan solusi keuangan di setiap rantai pasok yang menyeluruh dari hulu ke hilir, guna memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi kemajuan industri otomotif Indonesia," ujar Michael. Dukungan dari lembaga keuangan multinasional seperti MUFG sangat penting, karena dapat memberikan akses pembiayaan yang lebih luas dan beragam.
Di sisi lain, Adira Finance melalui Chief of Business & Portfolio Officer, Harry Latif, menyatakan kesiapannya untuk terus berinovasi dalam penyediaan solusi pembiayaan. "Kami meyakini dengan berbagai program unggulan di IIMS 2025, pihaknya turut mendukung pertumbuhan industri otomotif dan memberikan pengalaman finansial terbaik bagi masyarakat Indonesia," tuturnya. Inovasi dalam produk pembiayaan, termasuk fleksibilitas dan aksesibilitas, menjadi daya tarik utama bagi konsumen di pameran kali ini.
Pengaruh positif dari pertumbuhan industri otomotif terhadap ekonomi nasional tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebagai salah satu sektor yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, perkembangan industri otomotif memiliki dampak ikutan terhadap sektor-sektor lain seperti manufaktur, pariwisata, dan jasa keuangan. Dengan pertumbuhan ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) dan mengurangi angka pengangguran di Indonesia.
Tantangan terbesar bagi industri otomotif Indonesia saat ini adalah peningkatan daya saing dan adopsi teknologi hijau. Seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan, pabrikan dituntut untuk menghadirkan kendaraan yang ramah lingkungan dan hemat energi. Dalam hal ini, peran lembaga keuangan sangat penting untuk menyediakan pembiayaan yang mendukung produk-produk inovatif tersebut.
Partisipasi Danamon, Adira Finance, dan MUFG dalam IIMS 2025 menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara sektor keuangan dan industri otomotif dalam mencapai target pertumbuhan yang berkelanjutan. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang saling mendukung, di mana masing-masing pihak dapat berkontribusi positif terhadap kemajuan ekonomi nasional.
Dengan kehadiran lebih dari 50 peserta pameran dari berbagai perusahaan otomotif lokal dan internasional, IIMS 2025 siap menjadi salah satu pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara. Diharapkan acara ini mampu menarik jutaan pengunjung baik dari dalam negeri maupun mancanegara, yang tidak hanya akan menyaksikan berbagai inovasi otomotif terbaru, tetapi juga mencicipi berbagai solusi pembiayaan dari perusahaan keuangan ternama.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian juga menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan IIMS 2025. Melihat dampak positif dari gelaran sebelumnya, pemerintah optimis kegiatan ini mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri otomotif global.
Dengan berlangsungnya IIMS 2025, diharapkan industri otomotif Indonesia bisa melaju lebih kencang di tahun-tahun mendatang. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi teknologi terbaru, tetapi juga wadah kolaborasi untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Ini adalah momentum bagi industri otomotif dan stakeholder terkait untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan berbagai tantangan, demi masa depan ekonomi Indonesia yang lebih cerah.